Langsung ke konten utama

Unggulan

MAKALAH MEMAKSIMUMKAN LABA

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warohatullahi Wabarokatuh             Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT. Karena berkat rahmat dan hidayah-nyalah saya dapat menyelesaikan makalah ini deengan cukup mudah dan sesuai dengan waktu yang ditentukan guna memenuhi tugas mata kuliah   Teori Ekonomi Mikro yang berjudul “ MEMAKSIMUMKAN LABA “.             Pada kesempatan ini saya mengucapkan banyak terimah kasih kepada dosen pengampu pada mata kuliah Teori Ekonomi Mikro,             Saya menyadari, makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Saya sajar sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan dalam makalah ini baik dalam segi susunan kalimat, tata bahasanya, maupun dari segi materinya. Maka, kritik dan saran yang membangun senantiasa saya harapkan. Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Maros,...

MAKALAH PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIK

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat ALLAH Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya. Sehingga dapat menyelesaikan makalah yang bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata Kuliah Teori Ekonomi Mikro. dengan judul “Pasar Persaingan Monopolistik”

Penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pengampu mata kuliah Teori Ekonomi Mikro .Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan menambah ilmu pengetahuan tentang ekonomi terutama didalam materi pasar persaingan monopolistik. Kritik dan saran sangat kami harapkan kepada pembaca dalam pengembangan makalah kedepannya.

 

Maros, 26 Desember 2022

 

 

Penulis

 

 

 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.................................................................................... 2

DAFTAR ISI.................................................................................................. 3

BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 4

A.    Latar Belakang.................

B.   Rumusan Masalah........................................................................... 5

C.   Tujuan................................................................................................ 5

BAB II PEMBAHASAN................................................................................ 6

A.   Pengertian pasar monopolik.......................................................... 6

B.   Karakteristik pasar persaingan monopolik................................... 6

C.   Ciri-ciri pasar persaingan monopolik............................................ 9

D.   Kelebihan dan kekurangan pasar persaingan monopolik........ 14

BAB III PENUTUP...................................................................................... 16

A.   Kesimpulan...................................................................................... 16

B.   Saran ...............................................................................................  16

DAFTAR PUSTAKA................................................................................... 17

 

 



BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Pasar Monopolistik adalah salah satu pasar yang dimana terdapat banyak produsen yangmemproduksi atau menghasilkan barang serupa tetapi mempunyai perbedaan dalam beberapaaspek. Penjual di pasar monopolistik tidak terbatas, tapi setiap produk yang dihasilkan pastimempunyai karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk-produk lainnya.

Seperti misalnya sabun mandi, shampo, pasta gigi, dan sebagainya. Meskipun fungsi dari semuasabun mandi sama yaitu untuk membersihkan badan, akan tetapi setiap produk yang dihasilkanoleh produsen yang berbeda memiliki ciri yang khusus, seperti misalnya perbedaan wangi, warna, kemasan, bentuk dan sebagainya. Atau ada juga definisi pasar monopolistik yaitu pasar yangdimana terdapat banyak produsen atau perusahaan yang menjual barang yang berbeda corak.

Di pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah suatu faktor yang dapat mendongkrak penjualan. Tapi bagaimana kemampuan produsen atau perusahaan menciptakan citra yang baik didalam benak konsumen atau masyarakat, sehingga membuat mereka ingin membeli produk tersebut meskipun dengan harga yang agak mahal. Oleh sebab itu, setiap perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus selalu aktif mempromosikan produknya sekaligus menjaga citra perusahaannya. Dalam makalah ini, penulis makalah akan membahas lebih rinci mengenai pasar monopolistik.

B.   Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut dapat dirumuskan beberapa masalah seperti berikut :

1.    Bagaimana penjelasan mengenai pengertian pasar persaingan monopolistik?

2.    Bagaimana terbentuknya pasar monopolistik?

3.    Bagaimana ciri-ciri dan karakteristik dari pasar persaingan monopolistik?

4.    Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari pasar monopolistik?

C.   Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah:

1.    Menjelaskan pengertian pasar persaingan monopolistik.

2.     Menjelaskan bagaimana terbentuknya pasar persaingan monopolistik.

3.    Menjelaskan ciri-ciri dan karakteristik pasar persaingan monopolistik.

4.    Menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari pasar monopolistik.

BAB II

PEMBAHASAN

A.   Pengertian Pasar Monopolistik

Salah satu pasar yang dimana terdapat banyak produsen yang memproduksi atau menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual di pasar monopolistik tidak terbatas, tapi setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk-produk lainnya. Aspek tersebut misalnya dengan membedakan bentuk, warna, atau kualitas sehingga konsumen tidak akan memilih merek yang lain atau menganti-ganti merek. Teori Pasar Monopolistik di kembangkan karena ketidak puasan terhadap persaingan sempurna maupun monopoli.

B.   Karakteristik Pasar Persaingan Monopolis

·         Efesiensi dan Diferensiasi Produksi

Dalam pasar persaingan monopolistik walaupun terdapat banyak produk yang dihasilkan sama namun produsen membedakan karakteristiknya, baik dalam hal mutu, design, mode maupun kemasan. Perbedaan-perbedaan ini membuat konsumen memiliki banyak pilihan untuk menentukan produk yang akan dipilih dan digunakan. Setiap perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik akan berusaha memproduksi produk yang mempunyai sifat khusus yang dapat dengan jelas dibedakan dengan hasil perusahaan lain. Terdapatnya berbagai variasi produk merupakan keistimewaan dari pasar persaingan monopolistik. Variasi produk menimbulkan keuntungan bagi produsen dan konsumen.

Keuntungan bagi produsen karena diferensiasi produk mampu menciptakan suatu penghambat pada perusahaan lain untuk menarik para pelanggannya. Bagi konsumen keuntungannya karena mereka memeiliki banyak pilihan untuk membeli suatu produk dengan karakteristik yang berbeda-beda.

·         Perkembangan dan Inovasi

Bentuk pasar monopolistik memberikan dorongan yang sangat terbatas untuk melakukan perbaikan teknologi dan inovasi, karena dalam jangka panjang perusahaan hanya memperoleh keuntungan normal. Keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek dapat mendorong pada kegiatan pengembangan teknologi dan inovasi.

Ketika terlihat keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek maka akan memicu perusahaan-perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut. Ketika banyak peodusen yang bergelut dalam bidang yang sama maka keuntungan yang melebihi normal pun tidak didapati lagi, yang berarti dalam waktu yang singkat keuntungan yang diperoleh dari pengembangan teknologi dan inovasi tidak dapat lagi dinikmati.

·         Persaingan Bukan Harga

Persaingan bukan harga merujuk pada upaya-upaya selain perubahan harga yang dilakukanoleh produsen untuk menarik lebih banyak konsumen. Karena dalam pasar persaingan monopolistik harga bukanlah segala-galanya. Maka dari itu, persaingan bukan harga dapat dilakukan dengan diferensiasi produk dan iklan serta berbagai bentuk promosi penjualan.

·         Promosi Penjualan Melalui Iklan

Dalam perusahaan-perusahaan modern kegiatan membuat iklan merupakan suatu bagian penting dari usaha memasarkan hasil produksi. Tujuan membuat iklan adalah untuk tercapainya salah satu dari target-target berikut:

§  Menjelaskan kepada konsumen mengenai produk yang dihasilkan.Jenis iklan ini biasanya digunakan perusahaan ketika memperkenalkan hasil-hasil produksinya yang baru.

§  Memberi tahu konsumen bahwa produk yang dihasilkan merupakan produk terbaik.Jenis iklan ini digunakan untuk mempertahankan kedudukannya di pasar.

·         Distribusi Pendapatan

Banyaknya produsen yang bersaing pada pasar persaingan monopolistik mengakibatkan distribusi pendapatan akan seimbang. Asumsinya, ketika suatu produsen mampu menghasilkan keuntungan melebihi normal pada jangka waktu pendek, maka hal ini akan menarik beberapa produsen lain untuk memproduksi produk yang sama.

Ketika banyak produsen yang dapat memperoleh keuntungan berarti tidak ada lagi yang produsen yang mendapatkan keuntungan lebih melainkan keuntungannya sama, karena keuntungannya sudah terbagi-bagi dengan banyaknya produk. Berdasarkan kecenderungan ini, para ekonom berpendapat bahwa pasar persaingan monopolistik menimbulkan corak distribusi pendapatan yang lebih merata.

C.   Ciri-ciri Pasar Persaingan Monopolistik

Secara lebih rinci pasar persaingan monopolistik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

*      Terdapat cukup banyak pengusaha

Dalam pasar persaingan monopolistis, terdapat cukup banyak pengusaha, akan tetapi tidak sebanyak seperti yang terdapat pada pasar persaingan sempurna. Dan apabila di suatu pasar terdapat banyak perusahaan, otomatis disana pasti terdapat pasar monopolistis, akan tetapi ukuran / besarnya tidak melebihi perusahaan – perusahaan yang lain.

Dengan kata lain perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik memiliki ukuran yang relatif sama besarnya. Sehingga mengakibatkan produksi suatu perusahaan relative sedikit, dibandingkan dengan seluruh produksi dalam keseluruhan pasar tersebut.

*      Barangnya Bersifat Berbeda Corak

Sifat ini merupakan sifat yang sangat penting untuk dapat membedakan mana pasar persaingan monopolistik dan mana pasar persaingan sempurna. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pasar persaingan sempurna seluruh perusahaannya memproduksi produk yang sama. Oleh karena itu susah untuk membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Sedangkan dalam pasar persaingan monoplistik tidak susah untuk membedakan produk dari masing-masing perusahaan, karena perbedaan corak (different product) pada produk tersebut.

Apabila kita lihat secara fisik suatu produk, akan tampak jelas perbedaan tersebut. Makakita dapat membedakan mana produk suatu perusahaan dengan produk perusahaan yang lainnya. Barang-barang yang diperjual belikan tidak benar-benar homogen melainkan ada perbedaan, meskipun hanya beda dalam merk, bentuk, warna, mutu dan ukuran.

Di samping perbedaan dalam bentuk fisik, juga terdapat perbedaan dalam bentuk bungkus atau pembungkusan produk, dan ada pula yang berbeda dalam cara membayar barang yang akandi beli. Akibat dari berbagai macam perbedaan ini, barang yang di produksi oleh perusahaan pasar monopolistis ini tidak bersifat barang pengganti sempurna akan tetapi ia bersifat barang pengganti yang dekat. Contoh pasar persaingan monopolistik adalah: motor Yamaha, Honda, Kawasaki, danSuzuki diproduksi oleh produsen yang berbeda walaupun kegunaannya sama.

*      Perusahaan Mempunyai Sedikit Kekuasaan Mempengaruhi Harga

Dalam pasar persaingan monopolistis suatu perusahaan dapat mempengaruhi suatu harga, akan tetapi pasar ini hanya mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga suatu barang produksi di bandingkan dengan perusahaan oligopoli dan monopoli. Pasar monopolistis mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga disebabkan oleh barang yang dihasilkan bersifat berbeda corak (different product).

Karena perbedaan corak inilah yang menyebabkan konsumen atau pembeli akan otomatis bersifat memilih, yaitu menyukai produk perusahaan satu dan kurang menyukai produk perusahaan yang lain. Maka apabila ia menaikkan harga barang produksinya, ia akan tetapmemiliki pelanggan, walaupun tidak sebanyak pada waktu sebelum kenaikan harga barang produksinya. Dan bisa juga sebaliknya, apabila perusahaan tersebut ingin menurunkan harga barang produksinya, tidaklah mudah untuk menghabiskan penjualan barang tersebut, karna masih banyak konsumen yang setia dengan produk yang telah lama ia pakai, walaupun harganya relative agak mahal.

*      Produsen Lain Modah Memasuki Pasar

Apabila ada suatu perusahaan baru ingin memulai usahanya didalam pasar persaingan monopolistik tidak akan banyak mengalami hambatan seperti halnya dalam pasar oligopoli dan monopoli. Hal ini disebabkan oleh:

·      Karena modal yang diperlukan relatif besar kalau dibandingkan dengan mendirikan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna.

·      Karena perusahaan itu harus menciptakan barang produksi yang bercorak beda dengan barang produksi yang telah beredar dahulu di pasaran. Dan mempromosikannya pada masyarakat untuk mendapat pelanggan, dan dengan promosi tersebut, perusahaan harus dapat meyakinkan pelanggan akan mutu barang tersebut.

*      Persaingan Promosi Penjualan Sangat Aktif

Dalam pasar persaingan monopolistis harga bukanlah penentu utama dari besarnya pasardari perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis. Pada pasar ini memungkinkan suatu perusahaan menarik banyak pelanggan walaupun harga barang produksinya berharga tinggi. Bahkan sebaliknya, suatu perusahaan tidak mudah menarik banyak pelanggan dengan harga barang produksi yang relatif rendah.

Hal tersebut disebabkan oleh barang produksi yang mereka hasilkan, yaitu barang yang bersifat beda corak dengan barang yang sudah tersedia di pasaran, dan mempromosikan barang baru tersebut. Maka untuk mempengaruhi cita rasa pembeli, para pengusaha melakukan persaingan bukan harga (non price competition). Persaingan yang demikian itu antara lain adalah dalam rangka memperbaiki mutu dan desain barang, melakukan iklan yang terus menerus memberikan syarat penjualan yang menarik.

D.   Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Monopolistik

·         Kelebihan Pasar Persaingan Monopolistik

§  Banyaknya produsen di pasar memberikan sebuah keuntungan bagi konsumenuntuk bisa memilih produk yang terbaik baginya.

§  Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalumelakukan sebuah inovasi dalam menghasilkan produknya.

§  Diferensiasi produk mendorong konsumen agar selektif dalam menentukan produkyang akan dibelinya, dan bisa membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.

§  Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhansehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.

·         Kekurangan Pasar Persaingan Monopolistik

§  Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki model dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.

§  Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk kedalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.

§  Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

A.   Kesimpulan

Pasar monopolistik adalah pasar yang memiliki banyak penjual (produsen) dengan barang yang diperjual belikan bersifat homogen. Meskipun homogen, namun dengan merk dan keunggulan masing-masing yang berbeda.

Pasar monopolistik timbul karena ketidak puasan akan pasar persaingan sempurna dan monopoli, sumber daya alam yang tersedia melimpah dan diferensiasi produk yang tidak terlalu tinggi.

B.   Saran

Bagi konsumen yang akan melakukan kegiatan konsumsi dari pasar persaingan monopolistik sebaiknya memilah-milah barang atau jasa yang terbaik sebelum membeli barang atau membayar jasa. Sebaiknya pembaca memilih produk yang di inginkan sesuai dengan kebutuhan.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

https://govindabright.blogspot.com/2015/07/makalah-pasar-monopolistik.html

http://devidevristyana.blogspot.com/2014/11/makalah-pasar-persainganmonopolistik.html

 







Komentar

Postingan Populer