Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MAKALAH PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIK
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kehadirat ALLAH Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan
karunia-Nya. Sehingga dapat menyelesaikan makalah yang bertujuan untuk memenuhi
salah satu tugas mata Kuliah Teori Ekonomi Mikro. dengan judul “Pasar
Persaingan Monopolistik”
Penulis
mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pengampu
mata kuliah Teori Ekonomi Mikro .Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
pembaca dan menambah ilmu pengetahuan tentang ekonomi terutama didalam materi pasar
persaingan monopolistik. Kritik dan saran sangat kami harapkan kepada pembaca
dalam pengembangan makalah kedepannya.
Maros,
26 Desember 2022
Penulis
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR....................................................................................
2
DAFTAR
ISI..................................................................................................
3
BAB I
PENDAHULUAN...............................................................................
4
A. Latar Belakang.................
B. Rumusan
Masalah...........................................................................
5
C. Tujuan................................................................................................
5
BAB II
PEMBAHASAN................................................................................
6
A. Pengertian
pasar monopolik..........................................................
6
B. Karakteristik
pasar persaingan monopolik...................................
6
C. Ciri-ciri
pasar persaingan monopolik............................................
9
D. Kelebihan
dan kekurangan pasar persaingan monopolik........
14
BAB
III PENUTUP......................................................................................
16
A. Kesimpulan......................................................................................
16
B. Saran ............................................................................................... 16
DAFTAR
PUSTAKA...................................................................................
17
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Pasar
Monopolistik adalah salah satu pasar yang dimana terdapat banyak produsen
yangmemproduksi atau menghasilkan barang serupa tetapi mempunyai perbedaan
dalam beberapaaspek. Penjual di pasar monopolistik tidak terbatas, tapi setiap
produk yang dihasilkan pastimempunyai karakter tersendiri yang membedakannya
dengan produk-produk lainnya.
Seperti
misalnya sabun mandi, shampo, pasta gigi, dan sebagainya. Meskipun fungsi dari
semuasabun mandi sama yaitu untuk membersihkan badan, akan tetapi setiap produk
yang dihasilkanoleh produsen yang berbeda memiliki ciri yang khusus, seperti
misalnya perbedaan wangi, warna, kemasan, bentuk dan sebagainya. Atau ada juga
definisi pasar monopolistik yaitu pasar yangdimana terdapat banyak produsen
atau perusahaan yang menjual barang yang berbeda corak.
Di
pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah suatu faktor yang dapat
mendongkrak penjualan. Tapi bagaimana kemampuan produsen atau perusahaan
menciptakan citra yang baik didalam benak konsumen atau masyarakat, sehingga
membuat mereka ingin membeli produk tersebut meskipun dengan harga yang agak
mahal. Oleh sebab itu, setiap perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik
harus selalu aktif mempromosikan produknya sekaligus menjaga citra
perusahaannya. Dalam makalah ini, penulis makalah akan membahas lebih rinci
mengenai pasar monopolistik.
B.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang tersebut dapat dirumuskan beberapa masalah seperti berikut :
1. Bagaimana
penjelasan mengenai pengertian pasar persaingan monopolistik?
2. Bagaimana
terbentuknya pasar monopolistik?
3. Bagaimana
ciri-ciri dan karakteristik dari pasar persaingan monopolistik?
4. Bagaimana
kelebihan dan kekurangan dari pasar monopolistik?
C.
Tujuan
Tujuan
dari penulisan makalah ini adalah:
1. Menjelaskan
pengertian pasar persaingan monopolistik.
2. Menjelaskan bagaimana terbentuknya pasar
persaingan monopolistik.
3. Menjelaskan
ciri-ciri dan karakteristik pasar persaingan monopolistik.
4. Menjelaskan
kelebihan dan kekurangan dari pasar monopolistik.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Pasar Monopolistik
Salah
satu pasar yang dimana terdapat banyak produsen yang memproduksi atau menghasilkan
barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual di pasar monopolistik
tidak terbatas, tapi setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter
tersendiri yang membedakannya dengan produk-produk lainnya. Aspek tersebut
misalnya dengan membedakan bentuk, warna, atau kualitas sehingga konsumen tidak
akan memilih merek yang lain atau menganti-ganti merek. Teori Pasar Monopolistik
di kembangkan karena ketidak puasan terhadap persaingan sempurna maupun
monopoli.
B.
Karakteristik
Pasar Persaingan Monopolis
·
Efesiensi
dan Diferensiasi Produksi
Dalam pasar
persaingan monopolistik walaupun terdapat banyak produk yang dihasilkan sama
namun produsen membedakan karakteristiknya, baik dalam hal mutu, design, mode
maupun kemasan. Perbedaan-perbedaan ini membuat konsumen memiliki banyak
pilihan untuk menentukan produk yang akan dipilih dan digunakan. Setiap
perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik akan berusaha memproduksi produk
yang mempunyai sifat khusus yang dapat dengan jelas dibedakan dengan hasil
perusahaan lain. Terdapatnya berbagai variasi produk merupakan keistimewaan
dari pasar persaingan monopolistik. Variasi produk menimbulkan keuntungan bagi
produsen dan konsumen.
Keuntungan
bagi produsen karena diferensiasi produk mampu menciptakan suatu penghambat
pada perusahaan lain untuk menarik para pelanggannya. Bagi konsumen keuntungannya
karena mereka memeiliki banyak pilihan untuk membeli suatu produk dengan karakteristik
yang berbeda-beda.
·
Perkembangan
dan Inovasi
Bentuk
pasar monopolistik memberikan dorongan yang sangat terbatas untuk melakukan perbaikan
teknologi dan inovasi, karena dalam jangka panjang perusahaan hanya memperoleh keuntungan
normal. Keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek dapat mendorong
pada kegiatan pengembangan teknologi dan inovasi.
Ketika
terlihat keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek maka akan memicu
perusahaan-perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut. Ketika banyak
peodusen yang bergelut dalam bidang yang sama maka keuntungan yang melebihi
normal pun tidak didapati lagi, yang berarti dalam waktu yang singkat
keuntungan yang diperoleh dari pengembangan teknologi dan inovasi tidak dapat
lagi dinikmati.
·
Persaingan
Bukan Harga
Persaingan bukan harga merujuk
pada upaya-upaya selain perubahan harga yang dilakukanoleh produsen untuk
menarik lebih banyak konsumen. Karena dalam pasar persaingan monopolistik harga
bukanlah segala-galanya. Maka dari itu, persaingan bukan harga dapat dilakukan
dengan diferensiasi produk dan iklan serta berbagai bentuk promosi penjualan.
·
Promosi
Penjualan Melalui Iklan
Dalam perusahaan-perusahaan
modern kegiatan membuat iklan merupakan suatu bagian penting dari usaha
memasarkan hasil produksi. Tujuan membuat iklan adalah untuk tercapainya salah
satu dari target-target berikut:
§ Menjelaskan
kepada konsumen mengenai produk yang dihasilkan.Jenis iklan ini biasanya
digunakan perusahaan ketika memperkenalkan hasil-hasil produksinya yang baru.
§ Memberi
tahu konsumen bahwa produk yang dihasilkan merupakan produk terbaik.Jenis iklan
ini digunakan untuk mempertahankan kedudukannya di pasar.
·
Distribusi
Pendapatan
Banyaknya
produsen yang bersaing pada pasar persaingan monopolistik mengakibatkan distribusi
pendapatan akan seimbang. Asumsinya, ketika suatu produsen mampu menghasilkan keuntungan
melebihi normal pada jangka waktu pendek, maka hal ini akan menarik beberapa
produsen lain untuk memproduksi produk yang sama.
Ketika
banyak produsen yang dapat memperoleh keuntungan berarti tidak ada lagi yang
produsen yang mendapatkan keuntungan lebih melainkan keuntungannya sama, karena
keuntungannya sudah terbagi-bagi dengan banyaknya produk. Berdasarkan
kecenderungan ini, para ekonom berpendapat bahwa pasar persaingan monopolistik
menimbulkan corak distribusi pendapatan yang lebih merata.
C.
Ciri-ciri
Pasar Persaingan Monopolistik
Secara
lebih rinci pasar persaingan monopolistik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Terdapat
cukup banyak pengusaha
Dalam
pasar persaingan monopolistis, terdapat cukup banyak pengusaha, akan tetapi
tidak sebanyak seperti yang terdapat pada pasar persaingan sempurna. Dan
apabila di suatu pasar terdapat banyak perusahaan, otomatis disana pasti
terdapat pasar monopolistis, akan tetapi ukuran / besarnya tidak melebihi
perusahaan – perusahaan yang lain.
Dengan
kata lain perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik memiliki ukuran yang relatif
sama besarnya. Sehingga mengakibatkan produksi suatu perusahaan relative
sedikit, dibandingkan dengan seluruh produksi dalam keseluruhan pasar tersebut.
Barangnya
Bersifat Berbeda Corak
Sifat ini
merupakan sifat yang sangat penting untuk dapat membedakan mana pasar
persaingan monopolistik dan mana pasar persaingan sempurna. Seperti yang telah
kita ketahui bahwa pasar persaingan sempurna seluruh perusahaannya memproduksi
produk yang sama. Oleh karena itu susah untuk membedakan produk suatu
perusahaan dengan perusahaan yang lain. Sedangkan dalam pasar persaingan
monoplistik tidak susah untuk membedakan produk dari masing-masing perusahaan,
karena perbedaan corak (different product) pada produk tersebut.
Apabila
kita lihat secara fisik suatu produk, akan tampak jelas perbedaan tersebut.
Makakita dapat membedakan mana produk suatu perusahaan dengan produk perusahaan
yang lainnya. Barang-barang yang diperjual belikan tidak benar-benar homogen melainkan
ada perbedaan, meskipun hanya beda dalam merk, bentuk, warna, mutu dan ukuran.
Di
samping perbedaan dalam bentuk fisik, juga terdapat perbedaan dalam bentuk
bungkus atau pembungkusan produk, dan ada pula yang berbeda dalam cara membayar
barang yang akandi beli. Akibat dari berbagai macam perbedaan ini, barang yang
di produksi oleh perusahaan pasar monopolistis ini tidak bersifat barang
pengganti sempurna akan tetapi ia bersifat barang pengganti yang dekat. Contoh
pasar persaingan monopolistik adalah: motor Yamaha, Honda, Kawasaki, danSuzuki
diproduksi oleh produsen yang berbeda walaupun kegunaannya sama.
Perusahaan
Mempunyai Sedikit Kekuasaan Mempengaruhi Harga
Dalam
pasar persaingan monopolistis suatu perusahaan dapat mempengaruhi suatu harga, akan
tetapi pasar ini hanya mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga
suatu barang produksi di bandingkan dengan perusahaan oligopoli dan monopoli.
Pasar monopolistis mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga
disebabkan oleh barang yang dihasilkan bersifat berbeda corak (different
product).
Karena
perbedaan corak inilah yang menyebabkan konsumen atau pembeli akan otomatis
bersifat memilih, yaitu menyukai produk perusahaan satu dan kurang menyukai
produk perusahaan yang lain. Maka apabila ia menaikkan harga barang
produksinya, ia akan tetapmemiliki pelanggan, walaupun tidak sebanyak pada
waktu sebelum kenaikan harga barang produksinya. Dan bisa juga sebaliknya,
apabila perusahaan tersebut ingin menurunkan harga barang produksinya, tidaklah
mudah untuk menghabiskan penjualan barang tersebut, karna masih banyak konsumen
yang setia dengan produk yang telah lama ia pakai, walaupun harganya relative agak
mahal.
Produsen
Lain Modah Memasuki Pasar
Apabila ada suatu perusahaan
baru ingin memulai usahanya didalam pasar persaingan monopolistik tidak akan
banyak mengalami hambatan seperti halnya dalam pasar oligopoli dan monopoli.
Hal ini disebabkan oleh:
· Karena
modal yang diperlukan relatif besar kalau dibandingkan dengan mendirikan
perusahaan dalam pasar persaingan sempurna.
· Karena
perusahaan itu harus menciptakan barang produksi yang bercorak beda dengan
barang produksi yang telah beredar dahulu di pasaran. Dan mempromosikannya pada
masyarakat untuk mendapat pelanggan, dan dengan promosi tersebut, perusahaan
harus dapat meyakinkan pelanggan akan mutu barang tersebut.
Persaingan
Promosi Penjualan Sangat Aktif
Dalam
pasar persaingan monopolistis harga bukanlah penentu utama dari besarnya
pasardari perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis. Pada pasar
ini memungkinkan suatu perusahaan menarik banyak pelanggan walaupun harga
barang produksinya berharga tinggi. Bahkan sebaliknya, suatu perusahaan tidak
mudah menarik banyak pelanggan dengan harga barang produksi yang relatif
rendah.
Hal
tersebut disebabkan oleh barang produksi yang mereka hasilkan, yaitu barang
yang bersifat beda corak dengan barang yang sudah tersedia di pasaran, dan
mempromosikan barang baru tersebut. Maka untuk mempengaruhi cita rasa pembeli,
para pengusaha melakukan persaingan bukan harga (non price competition).
Persaingan yang demikian itu antara lain adalah dalam rangka memperbaiki mutu
dan desain barang, melakukan iklan yang terus menerus memberikan syarat
penjualan yang menarik.
D.
Kelebihan
dan Kekurangan Pasar Persaingan Monopolistik
·
Kelebihan
Pasar Persaingan Monopolistik
§ Banyaknya
produsen di pasar memberikan sebuah keuntungan bagi konsumenuntuk bisa memilih
produk yang terbaik baginya.
§ Kebebasan
keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalumelakukan sebuah
inovasi dalam menghasilkan produknya.
§ Diferensiasi
produk mendorong konsumen agar selektif dalam menentukan produkyang akan
dibelinya, dan bisa membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
§ Pasar
ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar
kebutuhansehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.
·
Kekurangan
Pasar Persaingan Monopolistik
§ Pasar
monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga,
kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki model dan
pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
§ Dibutuhkan
modal yang cukup besar untuk masuk kedalam pasar monopolistik, karena pemain
pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
§ Pasar
ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan
biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh
konsumen.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Pasar
monopolistik adalah pasar yang memiliki banyak penjual (produsen) dengan barang
yang diperjual belikan bersifat homogen. Meskipun homogen, namun dengan merk
dan keunggulan masing-masing yang berbeda.
Pasar
monopolistik timbul karena ketidak puasan akan pasar persaingan sempurna dan monopoli,
sumber daya alam yang tersedia melimpah dan diferensiasi produk yang tidak
terlalu tinggi.
B.
Saran
Bagi
konsumen yang akan melakukan kegiatan konsumsi dari pasar persaingan monopolistik
sebaiknya memilah-milah barang atau jasa yang terbaik sebelum membeli barang
atau membayar jasa. Sebaiknya pembaca memilih produk yang di inginkan sesuai
dengan kebutuhan.
DAFTAR PUSTAKA
https://govindabright.blogspot.com/2015/07/makalah-pasar-monopolistik.html
http://devidevristyana.blogspot.com/2014/11/makalah-pasar-persainganmonopolistik.html
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
MAKALAH MEMAKSIMUMKAN LABA
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar